DONGGALA MEDIA — Ketua Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Provinsi Sulawesi Tengah, Mohamad Irwan Lapatta menegaskan bahwa organisasi sayap Partai Gerindra itu tidak hanya bergerak dalam penguatan politik, tetapi juga hadir membantu masyarakat, khususnya warga miskin yang membutuhkan pendampingan dan advokasi hukum.
Dalam wawancara dengan Donggala Media usai kegiatan Temu SATRIA Sulteng di Kota Palu, Moh. Irwan mengatakan, SATRIA ingin menjadi organisasi yang dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga di daerah.
“Program SATRIA salah satunya adalah membantu masyarakat, terutama masyarakat miskin yang membutuhkan advokasi maupun bantuan hukum. Kita ingin hadir di tengah masyarakat sebagai wadah perjuangan,” ujar Irwan.
Menurut mantan Bupati Sigi dua periode itu, SATRIA juga dipersiapkan menjadi tempat pengkaderan bagi calon-calon politisi Partai Gerindra di Sulawesi Tengah.
Ia menilai, penguatan kader menjadi penting untuk melahirkan pemimpin daerah yang memiliki kemampuan dan keberpihakan kepada rakyat.
“SATRIA ini adalah sayap Partai Gerindra yang akan menjadi tempat pengkaderan politisi Gerindra di Sulawesi Tengah. Kita ingin melahirkan kader-kader yang siap berjuang untuk masyarakat,” katanya.
Irwan mengakui, secara organisasi SATRIA tidak memiliki anggaran besar untuk menjalankan seluruh program sosial di masyarakat.
Namun, ia mengandalkan jaringan luas yang dimilikinya selama berkecimpung di pemerintahan dan dunia politik untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat.
“SATRIA memang tidak punya anggaran khusus membantu masyarakat. Tetapi saya punya jaringan dengan eksekutif dan legislatif, sehingga berbagai usulan kegiatan masyarakat tetap bisa diperjuangkan,” jelasnya.
Irwan juga memaparkan sejumlah program yang pernah dijalankannya selama memimpin Kabupaten Sigi. Salah satu program yang disebut berhasil yakni bantuan bibit durian Musang King dan Kani Monthong kepada masyarakat.
Menurutnya, program tersebut kini mulai menunjukkan hasil nyata karena sebagian masyarakat sudah menikmati hasil panen, bahkan menjadi bagian dari pengembangan ekspor durian Sulawesi Tengah.
“Dulu kita bantu bibit durian Musang King dan Kani Monthong kepada masyarakat. Hari ini hasilnya sudah mulai dinikmati masyarakat dan menjadi bagian dari potensi ekspor durian Sulawesi Tengah,” ungkapnya.
Sebagai putra daerah Kabupaten Sigi, nama Mohamad Irwan Lapatta juga dinilai memiliki peluang menjadi salah satu tokoh penting Sulawesi Tengah di masa mendatang. Posisi itu disebut-sebut dapat mengikuti jejak tokoh-tokoh besar Sulteng terdahulu seperti Aminuddin Ponulele, Budi Luhur Larengi, dan Ridwan Yalidjama.
Dalam wawancara tersebut, Irwan juga membeberkan tiga target politik besar yang akan diperjuangkan bersama Partai Gerindra ke depan.
Pertama, memperjuangkan Partai Gerindra merebut dua kursi DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari daerah pemilihan Donggala-Sigi pada Pemilu Legislatif mendatang.
Kedua, memperjuangkan kursi Ketua DPRD Kabupaten Sigi agar dapat diraih oleh kader Partai Gerindra.
Ketiga, memperjuangkan kemenangan Partai Gerindra dalam Pilkada Kabupaten Sigi untuk merebut kursi Bupati Sigi.
“Tiga target ini menjadi bagian dari perjuangan politik kami ke depan.
Gerindra harus semakin kuat dan hadir membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Irwan. (*)
(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)


