Labuan Genap 21 Tahun, Wabup Donggala: Jangan Cuma Seremonial, Saatnya Hasil Nyata

DONGGALA MEDIA – Kalau umur 21 masih dibilang fase merintis, mungkin yang salah bukan umurnya tapi cara kita melihatnya. Itu kira-kira yang ingin ditegaskan Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, saat menghadiri ulang tahun ke-21 Kecamatan Labuan. Nada bicaranya tidak lagi bernuansa “ayo semangat ya”, tapi sudah masuk ke fase: “ayo, sekarang hasilnya mana?”

Bertempat di Kantor Camat Labuan, Kamis (16/04/2026), perayaan HUT ke-XXI Kecamatan Labuan dirangkai dengan Halal Bi Halal. Acara yang biasanya penuh salam-salaman ini, mendadak jadi forum refleksi dan sedikit disentil halus oleh Wabup Taufik.

“Labuan ini sudah bukan tahap merintis lagi. Harusnya sudah masuk tahap menguatkan dan menghasilkan,” kira-kira begitu garis besar pesannya.

Bukan tanpa alasan. Labuan, kata Wabup Taufik, punya modal bawaan lahir yang tidak bisa diremehkan yaitu wilayah pesisir strategis, jumlah penduduk besar dan produktif, serta potensi ekonomi dari laut sampai aktivitas dagang masyarakat. Bahasa kasarnya, kalau masih jalan di tempat, berarti ada yang perlu dibenahi, bukan?

Tema HUT tahun ini “Bersih Hati, Hebat Karya: Rayakan HUT Kecamatan dengan Jiwa Gotong Royong” juga tidak dibiarkan jadi sekadar spanduk. Wabup Taufik mengingatkan bahwa gotong royong itu jangan cuma muncul pas acara seremonial. Jangan sampai kompaknya cuma pas foto bersama, tapi hilang waktu kerja nyata dimulai.

Di tengah suasana yang cenderung reflektif itu, Wabup Taufik juga menyelipkan kabar yang cukup bikin pemerintah daerah bisa sedikit mengangkat dagu. Kabupaten Donggala, katanya, berhasil menekan angka kemiskinan hingga menempati peringkat kedua di Sulawesi Tengah. Di saat yang sama, laju pertumbuhan ekonomi tahun 2025 menyentuh angka 4,78 persen, cukup untuk membawa Donggala ke posisi tiga besar se-provinsi.

Lumayan, apalagi di tengah kondisi efisiensi anggaran yang bikin banyak daerah ngos-ngosan.

Tapi tentu saja, hidup tidak cuma soal angka-angka manis di laporan. Ada juga daftar PR yang panjangnya tidak kalah dari daftar undangan hajatan.

Sehari sebelumnya, dalam rapat koordinasi kepala daerah se-Sulawesi Tengah di Palu, muncul empat isu strategis yang seperti menu wajib daerah-daerah berkembang: tambang ilegal (PETI), konflik agraria, masalah P3K plus batas belanja pegawai dan yang paling bikin dahi berkerut ialah darurat narkoba.

Dari semua itu, Wabup Taufik tampaknya paling khawatir soal narkoba. Bukan sekadar masalah hukum, tapi ini sudah menyentuh masa depan warga Donggala itu sendiri.

“Ini soal pembangunan manusia ke depan,” kurang lebih begitu penekanannya.

Dan seperti kebanyakan pejabat yang serius, solusi pun mulai disiapkan. Pemerintah Kabupaten Donggala berencana membentuk semacam satuan tugas khusus untuk pencegahan dan penanggulangan narkoba. Bukan cuma melibatkan pemerintah, tapi juga tokoh adat, tokoh agama, sampai struktur desa.

Artinya, ini bukan lagi urusan polisi semata tapi urusan semua orang yang masih peduli kampungnya tidak rusak pelan-pelan.

Di ujung acara, suasana kembali adem dengan agenda yang lebih membumi yaitu pembagian bantuan. Mulai dari bibit cabai untuk desa-desa yang kalau berhasil, bisa jadi penolong saat harga sambal tiba-tiba naik tanpa permisi hingga bantuan beras untuk pondok tahfidz di Labuan.

Ada juga penyerahan dokumen kependudukan kepada warga, semacam pengingat bahwa negara kadang-kadang masih ingat warganya, bahkan sampai ke tingkat kecamatan.

Acara ini turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari anggota DPRD Donggala Jinurain Lamakatutu, aparat kepolisian, perwakilan SPN dan Polairud, hingga tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat. Lengkap, seperti daftar panitia yang tidak mau ada yang tersinggung.

Pada akhirnya, ulang tahun Labuan ke-21 ini terasa seperti momen transisi dari sekadar merayakan usia, menuju keberanian untuk mengukur diri sendiri.*

(Teks: AULIA AM / Foto: IST / Editor: WAHID AGUS)

Related Posts

Hari Lahir Pancasila di Donggala, BPIP Ingatkan Nilai Pancasila Tak Sekadar Seremoni

DONGGALA MEDIA…

Gagal Raih Apresiasi Kemendagri, Ketua Komisi I DPRD Donggala Minta Pemkab Fokus Benahi Inflasi, Kemiskinan dan Pengangguran

DONGGALA MEDIA…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *