Disdikpora Donggala Revisi Lokasi Seleksi GSI Tahap II, Digelar di Lapangan PS Kabonga Putra

DONGGALA MEDIA – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala merevisi lokasi pelaksanaan Seleksi Tahap II Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat Kabupaten Donggala Tahun 2026.Seleksi yang sebelumnya menjadi sorotan di media sosial karena dijadwalkan berlangsung di luar wilayah Kabupaten Donggala, kini dipastikan dilaksanakan di Lapangan PS Kabonga Putra, Kecamatan Banawa.

Kepastian tersebut tertuang dalam Surat Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Donggala Nomor 421/733/Disdikpora/Dgl/VII/2026 tentang Pemanggilan Peserta GSI Seleksi Tahap II, tertanggal 20 Juli 2026, yang ditandatangani Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi.

Dalam surat tersebut, seluruh kepala SMP yang siswanya masuk dalam daftar peserta diminta mengutus para pemain untuk mengikuti seleksi tahap kedua sebagai bagian dari pembentukan Tim GSI Kabupaten Donggala Tahun 2026 yang akan berlaga pada tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Seleksi dijadwalkan berlangsung pada:

Hari/Tanggal: Jumat, 24 Juli 2026

Pukul: 14.00 Wita sampai selesai

Tempat: Lapangan PS Kabonga Putra, Kecamatan Banawa.

Surat lampiran mencantumkan 45 peserta yang berasal dari berbagai SMP di sejumlah kecamatan, antara lain Banawa, Balaesang Tanjung, Sindue, Sirenja, Labuan, Tanantovea, Banawa Tengah, Banawa Selatan, Sindue Tobata, dan Sindue Tombusabora. Para peserta akan menjalani seleksi sesuai posisi bermain masing-masing untuk menentukan skuad terbaik Donggala.

Disdikpora juga menegaskan bahwa seluruh biaya akomodasi, transportasi, dan konsumsi peserta selama mengikuti seleksi dibebankan kepada Dana BOS sekolah masing-masing.

Sebelumnya, pelaksanaan seleksi GSI sempat menuai perhatian dan pertanyaan dari warganet setelah beredar informasi bahwa lokasi seleksi akan dilaksanakan di Kota Palu, sehingga dinilai tidak sesuai karena merupakan kegiatan tingkat Kabupaten Donggala.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, menjelaskan bahwa lokasi yang menjadi polemik tersebut sudah diperbaiki melalui surat terbaru.

“Setelah saya tanyakan Kabid SMP, ternyata surat di atas (tempat seleksi sebelumnya) sudah direvisi,” ujar Ansyar kepada Donggala Media, Kamis (23/7/2026).

Dengan adanya revisi tersebut, pelaksanaan seleksi dipastikan kembali berlangsung di wilayah Kabupaten Donggala, sehingga diharapkan dapat memudahkan peserta dari berbagai sekolah sekaligus mengakhiri polemik yang sempat berkembang di media sosial. (*)

(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)

Related Posts

Puskesmas Lompeta Singgani Tambu Klarifikasi Isu Penolakan Pasien Karena Tak Miliki NIK
  • September 8, 2026

DONGGALA MEDIA…

Continue reading
Rp30,2 Miliar Digelontorkan untuk Bangun 6 Kampung Nelayan Merah Putih di Donggala
  • September 3, 2026

DONGGALA MEDIA…

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *