DONGGALA MEDIA – Kabar membanggakan datang dari dunia sepak bola Sulawesi Tengah. Putra daerah Donggala, Fauzico Lamarauna resmi bergabung sebagai staf pelatih di Akademi Persib yang berada di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Penunjukannya tidak main-main menjadi Head Coach U-17 di Akademi Persib ini, menjadi langkah besar dalam perjalanan karier Fauzico yang selama ini dikenal aktif membina pemain muda dan menangani sejumlah klub di berbagai kompetisi nasional maupun regional.
Dalam poster pengumuman yang beredar, Fauzico Lamarauna tercatat mengantongi Lisensi B AFC dan memiliki pengalaman melatih yang cukup panjang. Karier kepelatihannya dimulai bersama Persido Donggala pada ajang Soeratin Cup U17 putaran nasional musim 2017-2018.
Ia kemudian melanjutkan kiprahnya bersama Celebest FC Liga 3 Pra Nasional tahun 2019, Safin Pati Academy tahun 2020, hingga kembali menangani Celebest FC di Liga 3.
Pada tahun 2022, Fauzico membawa tim berlaga di Liga Santri Sulawesi Tengah hingga putaran nasional. Kariernya terus berkembang dengan menjadi bagian dari RANS Nusantara Liga 1 EPA U16 tahun 2023, kemudian melatih Persipas Paser di Liga 4 tahun 2024, dan terakhir menangani Garda FC Palu pada Liga 4 Seri Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2025.
Masuknya Fauzico ke Akademi Persib dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kapasitas pelatih asal Sulawesi Tengah yang mampu bersaing di level nasional. Banyak pihak berharap langkah ini menjadi pintu pembuka menuju jenjang lebih tinggi, bahkan bukan tidak mungkin suatu saat dipercaya menjadi asisten pelatih Persib Bandung di kompetisi Liga 1 Indonesia.
Fauzico sendiri bukan nama asing dalam dunia sepak bola nasional. Pada era 2000-an, ia pernah berkarier sebagai pemain profesional bersama Pupuk Kaltim Bontang, salah satu klub kuat Indonesia pada masanya.
Darah sepak bola juga mengalir kuat dalam keluarganya.
Fauzico merupakan anak dari pasangan Firdaus Kindo Lamarauna dan Oktiafani Lataha. Sosok Firdaus Kindo dikenal sebagai mantan pemain sejumlah klub Indonesia, termasuk Pupuk Kaltim Bontang, sekaligus pelatih legendaris di Sulawesi Tengah.
Nama Firdaus Kindo cukup melekat dalam sejarah sepak bola daerah karena pernah menangani berbagai tim seperti Celebes FC, Persido Donggala, Donggala Utama, dan sejumlah klub lainnya. Pengalaman panjang sang ayah dinilai menjadi fondasi penting yang membentuk karakter dan wawasan sepak bola Fauzico hingga mampu menembus lingkungan pembinaan elite nasional.
Keberhasilan Fauzico Lamarauna menjadi Head Coach U-17 Akademi Persib Pati, juga memberi pesan penting bahwa talenta kepelatihan dari daerah tetap memiliki peluang besar menembus panggung sepak bola nasional, asalkan konsisten membangun kapasitas, pengalaman, dan jaringan di dunia sepak bola Indonesia. (*)
(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)


