DONGGALA MEDIA – Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Moh. Yasin Lataka melaksanakan kegiatan reses masa sidang ke-2 di Kecamatan Balaesang Tanjung, Sabtu (2/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia tidak hanya menyerap aspirasi masyarakat dari delapan desa, tetapi juga menyerahkan sertifikat Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para orang tua penerima manfaat di empat desa, yakni Desa Rano, Desa Malei, Desa Kamonji, dan Desa Ketong.
Kegiatan reses yang dipusatkan di Desa Kamonji ini menjadi momentum untuk mendengarkan langsung berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus mengevaluasi penyaluran beasiswa PIP tahap pertama tahun 2026 bagi siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Balaesang Tanjung.
Sebanyak kurang lebih 1.900 siswa dari 20 SDN telah menerima manfaat beasiswa PIP pada tahap pertama tahun 2026.
Penyerahan sertifikat kepada orang tua siswa menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan pendidikan tersebut benar-benar tersalurkan kepada penerima yang berhak.
Suasana haru dan penuh rasa syukur tampak dari para orang tua siswa yang hadir. Mereka menyampaikan apresiasi kepada Moh. Yasin Lataka yang dinilai telah membantu memfasilitasi dan mempermudah proses pengusulan beasiswa PIP melalui Fraksi NasDem.
Selain itu, para orang tua juga menitipkan salam dan ucapan terima kasih kepada yang dinilai konsisten memperjuangkan program tersebut.
Mereka mengungkapkan bahwa ini merupakan kali kedua anak-anak mereka menerima bantuan PIP, setelah sebelumnya juga memperoleh bantuan serupa pada akhir tahun 2025.
Menurut para orang tua, bantuan pemerintah melalui Program Indonesia Pintar sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak seperti pembelian seragam sekolah, sepatu, alat tulis, hingga kebutuhan sekolah lainnya.
“Di tengah kesulitan ekonomi seperti saat ini, harapan kami bantuan ini tetap berlanjut,” ujar salah seorang orang tua siswa yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, Moh. Yasin Lataka mengingatkan agar bantuan PIP dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Ia menegaskan bahwa dana tersebut harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan siswa sehingga tidak ada anak yang merasa minder karena tidak memiliki seragam maupun perlengkapan sekolah yang layak.
Ia juga mengajak para orang tua agar terus mendampingi dan memotivasi anak-anak untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menyelesaikan pendidikan tepat waktu, meningkatkan prestasi, serta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi juga pada perhatian dan dukungan keluarga dalam membentuk semangat belajar anak-anak.
Melalui kegiatan reses yang dipadukan dengan evaluasi penyaluran PIP ini, diharapkan aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik sekaligus memastikan program bantuan pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Donggala. (*)
(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)



