Karung Berisi Dokumen BPKAD Donggala Dicuri, Satpol PP: Pengamanan Ada di Security, Bukan Kami

DONGGALA MEDIA – Kasus pencurian beberapa karung berisi dokumen di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Donggala mengundang perhatian serius. Kepala Badan Satpol PP Pemkab Donggala, Haidar, mengungkapkan kepada Donggala Media pada Rabu (6/5/2026) bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi kejadian tersebut.

Kasatpol PP Haidar didampingi Kepala seksi keamanan dan ketertiban (Trantib), Rahmadin, menjelaskan, kronologi awal kejadian yang masih mengacu pada rekaman CCTV yang ada di lokasi.

Begitu mendapatkan informasi, dirinya langsung memerintahkan anggota Satpol PP untuk bergerak ke pos security guna melakukan penelusuran awal.

“Dari hasil interogasi awal, para terduga pelaku sempat tidak mengakui perbuatannya. Namun setelah diperlihatkan rekaman CCTV, mereka akhirnya mengakui,” ungkap Haidar saat ditemui di kantornya.

Ia menegaskan, selama ini sistem pengamanan di Kantor BPKAD yang berada dalam satu kawasan dengan Kantor Bupati Donggala, sepenuhnya ditangani oleh petugas security, bukan oleh Satpol PP. Karena itu, tidak ada personel Satpol PP yang berjaga secara rutin di lokasi tersebut.

“Pengamanan di sana memang oleh security. Satpol PP tidak ditempatkan untuk berjaga di kantor tersebut,” jelasnya.

Terkait perkembangan kasus, Haidar menyebutkan bahwa saat ini penanganannya telah ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.

“Informasi terakhir, kasus ini sudah dalam proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh Reskrim Polres Donggala,” ujarnya.

Saat ditanya, apakah mereka ini kerja di BPKAD? Apakah sebagai P3K? Dan apa tujuan mereka mencuri karung berisi dokumen?

Rahmadin menjelaskan bahwa lima terduga pencurian itu bukan pegawai BPKAD, tapi ada yang sebagai security di Kantor Bupati Donggala, ada juga sebagai staf di Bagian Umum Kantor Bupati Donggala

“Tujuan mereka hanya untuk pembeli rokok dan makan saja. Tidak ada motif lain,” ujar Rahmadin yang juga pemilik sertifikat Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil Pemkab Donggala.

Pasca kejadian, Satpol PP mengambil langkah cepat dengan meningkatkan pengawasan di kawasan perkantoran.

Personel langsung ditempatkan di pos security serta dilakukan patroli malam untuk mengantisipasi kejadian serupa.

“Setelah kejadian kemarin, kami langsung menempatkan anggota di pos security dan memperkuat patroli malam di wilayah perkantoran,” tegas Rahmadin.

Terkait kemungkinan keterlibatan orang lain, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian.

Saat ditanya mengenai tanggung jawab Satpol PP?

Baik Haidar maupun Rahmadin menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat dimintai pertanggungjawaban secara langsung atas kejadian tersebut. Hal ini karena pengamanan di lokasi telah dipercayakan kepada petugas security yang ditugaskan oleh instansi terkait.

“Bagaimana kami bisa menjamin, kalau memang Satpol PP tidak dilibatkan dalam pengamanan? Setiap OPD itu setahu kami memiliki penjaga kantor sendiri yang digaji atau dihonor,” terang Kasatpol PP.

Meski demikian, Kasatpol PP Haidar menegaskan ke depan pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan sistem pengamanan aset dan dokumen penting milik pemerintah daerah dapat berjalan lebih optimal. (*)

(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)

Related Posts

Hari Lahir Pancasila di Donggala, BPIP Ingatkan Nilai Pancasila Tak Sekadar Seremoni

DONGGALA MEDIA…

Gagal Raih Apresiasi Kemendagri, Ketua Komisi I DPRD Donggala Minta Pemkab Fokus Benahi Inflasi, Kemiskinan dan Pengangguran

DONGGALA MEDIA…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *