Gempa M 6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Warga Sempat Panik, Donggala Dilaporkan Aman

DONGGALA MEDIA – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB atau 11.27 WITA.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di koordinat 1,04 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 10 kilometer.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, terutama Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan sebagian wilayah Kota Palu.

Sejumlah warga dilaporkan berhamburan keluar rumah dan bangunan untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

Meski demikian, kondisi di Kabupaten Donggala dilaporkan relatif aman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala, Abdul Muin, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

“Alhamdulillah sampai saat ini Kabupaten Donggala belum ada laporan kerusakan dan korban. Masyarakat sempat panik, namun situasi kembali kondusif. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” ujar Abdul Muin.

Menurutnya, BPBD Donggala terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan pascagempa.

Peristiwa gempa ini kembali membangkitkan ingatan masyarakat terhadap bencana besar yang melanda Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 silam.

Saat itu, gempa bumi berkekuatan besar yang disertai tsunami, likuefaksi, dan tanah longsor menyebabkan ribuan korban jiwa serta kerusakan masif di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong.

Hingga kini, trauma akibat bencana dahsyat tersebut masih dirasakan sebagian masyarakat, terutama anak-anak dan perempuan yang pernah mengalami langsung peristiwa itu. Tak sedikit warga yang langsung mencari tempat terbuka saat merasakan guncangan gempa pada Selasa siang.

Pemerintah dan aparat kebencanaan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait mengenai perkembangan situasi pascagempa.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, proses pendataan dampak gempa masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi penanggulangan bencana di wilayah terdampak. (*)

(Teks/Editor: WAHID AGUS)

  • Related Posts

    Pemkab Donggala Gandeng Bank Mandiri dan Koperasi, Petani Jagung Dapat Akses KUR Lebih Mudah

    DONGGALA MEDIA…

    Tiga Tersangka Korupsi Setengah Miliar DD/ADD Marana Kecamatan Sindue Ditahan Cabjari Donggala di Tompe

    DONGGALA MEDIA…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *