DONGGALA MEDIA – Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Donggala periode 2024–2029 tampil dengan komposisi yang memadukan pengalaman politik dan wajah baru legislatif.
Fraksi Gerindra saat ini beranggotakan empat legislator yang berasal dari dapil berbeda di Kabupaten Donggala.
Mereka yakni Fany Sirey Mowar, S.E., Asis Rauf, S.H., Moh. Nur, S.Sos, dan Andi Mangkona.
Dalam struktur fraksi, Fany Sirey Mowar dipercaya menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Donggala, sedangkan posisi Sekretaris diemban Moh. Nur, S.Sos.
Dari sisi pengalaman politik, Asis Rauf menjadi anggota paling senior di Fraksi Gerindra karena telah menjabat anggota DPRD selama tiga periode.
Moh. Nur memasuki periode kedua, sementara Fany Sirey Mowar dan Andi Mangkona merupakan wajah baru yang baru pertama kali duduk di kursi DPRD Donggala.
Keempat anggota Fraksi Gerindra berasal dari wilayah dapil yang berbeda.
Moh. Nur mewakili Dapil II meliputi Kecamatan Tanantovea, Labuan, Sindue, dan Sindue Tombusabora.
Fany Sirey Mowar berasal dari Dapil III yang mencakup Kecamatan Sindue Tobata, Sirenja, Balaesang, dan Balaesang Tanjung.
Asis Rauf mewakili Dapil IV meliputi Dampelas, Sojol, dan Sojol Utara.
Sedangkan Andi Mangkona berasal dari Dapil V yang mencakup Banawa Selatan, Rio Pakava, dan Pinembani.
Dalam pembagian Alat Kelengkapan Dewan (AKD), kader Gerindra tersebar di sejumlah komisi strategis.
Andi Mangkona duduk di Komisi I, Fany Sirey Mowar di Komisi II, dan Moh. Nur di Komisi III.
Meski tidak memegang posisi Ketua Komisi, Fraksi Gerindra memiliki posisi penting di DPRD.
Fany Sirey Mowar dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi II, sementara Asis Rauf menduduki jabatan Wakil Ketua II DPRD Donggala.
Pada alat kelengkapan lainnya, Asis Rauf dan Fany Sirey Mowar masuk dalam Badan Anggaran (Banggar), Andi Mangkona duduk di Badan Musyawarah (Bamus), sedangkan Moh. Nur dipercaya berada di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
Untuk struktur partai, Ketua DPC Gerindra Donggala dijabat Moh. Yasin, S.Sos., M.A.P.
Menariknya, Fraksi Gerindra Donggala juga dihuni anggota dengan latar belakang profesi yang beragam.
Asis Rauf diketahui berasal dari kalangan pengusaha, Andi Mangkona merupakan mantan kepala desa, Fany Sirey Mowar berlatar belakang karyawan swasta, sementara Moh. Nur dikenal berasal dari kalangan seniman.
Dari sisi usia politik di internal fraksi, Moh. Nur (1985) tercatat sebagai anggota termuda, sedangkan Asis Rauf (1969) menjadi anggota tertua sekaligus paling senior.
Dalam aktivitas rapat DPRD, seluruh anggota Fraksi Gerindra disebut aktif berbicara dan menyampaikan pandangan.
Asis Rauf dinilai paling vokal, disusul Fany Sirey Mowar, Moh. Nur, dan Andi Mangkona.
Dengan kombinasi pengalaman, keterwakilan wilayah yang merata, serta latar belakang profesi yang beragam, Fraksi Gerindra DPRD Donggala diprediksi menjadi salah satu kekuatan politik yang cukup diperhitungkan dalam mengawal kebijakan daerah selama periode 2024–2029. (*)
(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)


