DONGGALA MEDIA – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke-17 Tingkat Kecamatan Dampelas di Desa Malonas, Kecamatan Dampelas, Jumat malam (24/7/26). Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bupati hadir didampingi Ketua DPRD Donggala, Kapolres Donggala, Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Donggala, serta Camat Dampelas.
Dalam sambutannya, Bupati Vera mengatakan STQH tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an dan Hadis, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“STQH bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” kata Bupati Vera.
Menurut dia, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Pemerintah, kata dia, juga harus memastikan pembangunan moral dan spiritual masyarakat berjalan seiring agar menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Bupati Vera menjelaskan, selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten Donggala berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap melanjutkan berbagai program pembangunan melalui langkah-langkah strategis.
Di bidang pendidikan, kata dia, program pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama tetap dilanjutkan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Donggala.
Pada kesempatan itu, Bupati Vera juga mengungkapkan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027 di 17 lokasi di Indonesia. Kabupaten Donggala menjadi satu-satunya daerah di Sulawesi Tengah yang mendapat kepercayaan menyelenggarakan program tersebut.
Menurut Bupati Vera, kepercayaan dari pemerintah pusat itu menjadi peluang untuk memperkuat kualitas pendidikan sekaligus mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Selain sektor pendidikan formal, Pemerintah Kabupaten Donggala juga terus menjalankan Program Satu Desa Satu Tahfidz. Program tersebut, menurut Bupati Vera, menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus melahirkan generasi Qur’ani di seluruh wilayah Donggala.
“STQH menjadi bagian penting dari pembangunan daerah untuk mencetak generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kepada para peserta, Bupati Vera berpesan agar menjadikan STQH sebagai sarana meningkatkan kemampuan sekaligus membentuk karakter. Ia optimistis Kecamatan Dampelas mampu melahirkan qari dan qariah yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Donggala pada ajang yang lebih tinggi.
Ia juga mengajak para orang tua dan pembina untuk terus mendampingi generasi muda agar tumbuh sebagai generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Pada akhir acara, Bupati Donggala menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta kepada panitia pelaksana STQH ke-17 Tingkat Kecamatan Dampelas. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan.
Pembukaan STQH turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Donggala, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Donggala, Forkopimcam Dampelas, serta para kepala desa se-Kecamatan Dampelas. (*)
(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)



