DONGGALA MEDIA – Masjid Agung Donggala yang dahulu dikenal dengan nama Masjid Raya Donggala, hingga Selasa (26/5/2026) baru menerima tiga ekor sapi qurban dari para donatur.
Ketua Panitia Qurban, Indra Alfian Zubair, mengatakan jumlah hewan qurban yang diterima tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni tiga ekor sapi.
Adapun hewan qurban yang telah diterima panitia berasal dari Danlanal Palu sebanyak 2 ekor sapi dan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid sebanyak 1 ekor sapi.
“Untuk tahun lalu jumlahnya juga sama, tiga ekor sapi,” ujar Indra Alfian Zubair.
Menurutnya, minimnya jumlah hewan qurban yang masuk tahun ini tidak lepas dari kondisi ekonomi masyarakat yang sedang melemah.
“Kalau melihat kondisi ekonomi saat ini memang lemah semua. Dengan kondisi ekonomi sekarang, panitia belum menerima hewan qurban baik yang berserikat maupun mandiri. Mungkin karena kondisi ekonomi lagi tidak baik-baik saja,” jelasnya.
Ia juga menyebut hingga saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala belum menyalurkan hewan qurban ke Masjid Agung Donggala, seperti beberapa tahun sebelumnya.
“Untuk saat ini Pemda Donggala belum ada yang kami terima qurban, tapi sudah berkomunikasi dengan ibu bupati. Sementara menunggu sapinya tiba,” tambahnya.
Indra juga berharap masih ada tambahan hewan qurban dari masyarakat maupun para dermawan menjelang Hari Raya Iduladha.
Diketahui, Masjid Agung Donggala yang dikelola Yayasan Masjid Agung yang diketuai Haji Umar Hamid, merupakan salah satu masjid tua dan terbesar di Kabupaten Donggala yang berlokasi di Kelurahan Boya, Kecamatan Banawa.
Masjid ini selama bertahun-tahun menjadi pusat pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat Donggala. (*)
(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)


