DONGGALA MEDIA – Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Perikanan bergerak cepat melakukan pemulihan ekonomi masyarakat pasca banjir akibat curah hujan tinggi dengan menyalurkan bantuan sarana produksi budidaya tambak udang kepada para pembudidaya di Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Senin (25/5/2026).
Bantuan yang disalurkan berupa 117.720 benih udang vaname dan 2,5 ton pakan udang yang diperuntukkan bagi pembudidaya tambak udang tradisional yang tambaknya tidak lagi berfungsi dan terdampak banjir.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assagaf mengatakan, langkah cepat tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat agar dapat kembali bangkit dan berproduksi setelah mengalami kerugian akibat bencana banjir.
Menurutnya, bantuan sarana produksi budidaya tambak udang itu diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya para pembudidaya tambak tradisional di Kecamatan Sojol.
“Bantuan ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat pembudidaya tambak yang terdampak banjir agar bisa kembali menjalankan usaha budidayanya dan meningkatkan produksi tambak mereka,” ujar Ali Assagaf.
Ia menjelaskan, selain bantuan benih dan pakan udang, kelompok penerima juga akan mendapatkan pendampingan manajemen penguatan kelompok pembudidaya tambak tradisional.
Pendampingan tersebut bertujuan agar kelompok mampu mengelola usaha budidaya tambak secara mandiri, profesional, dan menghasilkan produksi yang lebih baik ke depan.
Ali Assagaf berharap bantuan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pembudidaya tambak untuk kembali semangat mengembangkan usaha perikanan budidaya meski sempat terdampak bencana.
“Bupati Donggala ibu Vera Elena Laruni ingin masyarakat pembudidaya tambak bisa kembali produktif dan ekonomi mereka perlahan pulih. Pendampingan juga akan terus dilakukan agar pengelolaan budidaya tambak lebih optimal,” tambahnya.
Penyaluran bantuan itu mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat karena dinilai sangat membantu pemulihan usaha tambak udang tradisional yang terdampak banjir beberapa waktu terakhir. (*)
(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)


