DONGGALA MEDIA — Momen hangat dan penuh canda terjadi di sela kegiatan Musyawarah Nasional PB IPSI yang berlangsung di Jakarta International Convention Center.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah, Abdul Karim Aljufri, berbagi cerita pertemuannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto yang berlangsung santai namun berkesan.
Saat itu, Abdul Karim—yang akrab disapa AKA—berbaris bersama sejumlah peserta lainnya menunggu Presiden keluar dari arena Munas. Begitu Prabowo muncul, AKA langsung memberikan hormat khas IPSI sebelum mencium tangan sang Presiden.
“Sebagai pendiri sekaligus Pembina Utama perguruan Satria Muda Indonesia, tempat saya ditempa, itu sudah jadi bentuk penghormatan yang biasa saya lakukan,” ungkap AKA.
Namun, momen formal itu seketika berubah menjadi penuh gelak tawa. Prabowo yang mengenali AKA langsung melontarkan candaan.
“Eh pak wagub… eh, tidak jadi ya,” ujar Prabowo sambil tertawa, mengingat perjalanan politik AKA yang sempat maju dalam Pilkada 2024.
Tak kalah santai, AKA pun membalas gurauan tersebut.
“Siap iya Pak. Sekarang balik lagi jadi ASN, Aparatur Silat Negara juga,” jawabnya sambil tertawa.
Percakapan ringan itu mencerminkan kedekatan keduanya yang telah terjalin lama, terutama melalui dunia pencak silat. Bagi AKA, kehadiran Prabowo di arena silat dengan seragam khas IPSI membawa kebanggaan tersendiri.
Ia juga mengakui ada perubahan pandangan dari Prabowo terhadap dirinya.
“Dulu mungkin beliau ingat saya sebagai anak nakal. Sekarang, ya setidaknya sudah naik kelas sedikit,” ujarnya sambil tersenyum.
Meski belum berhasil dalam kontestasi politik terakhir, AKA menilai perjalanan yang dilaluinya tetap membawa kemajuan, baik secara pribadi maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.*
(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)


