DONGGALA MEDIA – Mansur D resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Donggala periode 2026–2031 dalam forum pemilihan yang digelar di Aula DPW PPP Sulawesi Tengah, Kota Palu, Sabtu (20/6/2026).
Pemilihan berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Dari 16 Pengurus Anak Cabang (PAC) yang hadir dalam forum, sebanyak 15 PAC menyatakan dukungan kepada Mansur D sehingga proses pemilihan berlangsung secara aklamasi.
Mansur D yang merupakan pensiunan TNI dengan pengalaman sebagai Babinsa serta dikenal sebagai pengusaha tambang galian C, mendapat kepercayaan penuh dari mayoritas kader untuk memimpin PPP Donggala selama lima tahun ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Mansur menegaskan komitmennya untuk membangkitkan kembali kekuatan PPP di Kabupaten Donggala dan mengembalikan kejayaan partai berlambang Ka’bah tersebut.
Salah satu target utama yang diusungnya adalah merebut kembali kursi legislatif PPP yang pada pemilu sebelumnya tidak berhasil dipertahankan dan beralih ke partai lain.
“Kita harus kembali menyatukan seluruh kader, memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah, serta bekerja lebih dekat dengan masyarakat. Target kita jelas, mengembalikan kursi PPP yang saat ini dipinjamkan kepada partai lain,” tegas Mansur usai terpilih.
Ia menilai PPP memiliki sejarah panjang dan basis massa yang kuat di Donggala.
Dengan kerja sama seluruh kader, simpatisan, dan tokoh partai, dirinya optimistis PPP dapat kembali menjadi salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan pada Pemilu 2029 mendatang.
Proses pemilihan yang berlangsung secara aklamasi juga dinilai menjadi sinyal kuat adanya soliditas internal partai dalam menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.
Para peserta forum berharap kepemimpinan baru mampu membawa semangat perubahan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta meningkatkan elektabilitas PPP di Kabupaten Donggala.
Harapan Besar di Pundak Mansur D untuk Kebangkitan PPP
Terpilihnya Mansur D sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Donggala periode 2026–2031 menjadi momentum penting bagi partai tersebut di tingkat daerah. Terlebih, PPP saat ini tengah menghadapi tantangan besar secara nasional setelah tidak berhasil melampaui ambang batas parlemen pada Pemilu 2024.
Kondisi tersebut membuat seluruh jajaran PPP di daerah dituntut melakukan pembenahan organisasi, memperkuat kaderisasi, dan membangun kembali kepercayaan publik.Dalam konteks itulah, kepemimpinan Mansur D menjadi sangat strategis.
Sebagai mantan prajurit TNI yang terbiasa dengan disiplin dan kerja lapangan, Mansur diharapkan mampu membangun konsolidasi hingga ke tingkat desa dan kecamatan.
Pengalamannya berinteraksi langsung dengan masyarakat selama menjadi Babinsa dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat basis dukungan PPP.
Selain itu, latar belakangnya sebagai pelaku usaha juga diharapkan mampu menghadirkan pendekatan politik yang lebih pragmatis dan berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat, khususnya sektor ekonomi, UMKM, pertanian, dan pembangunan desa.
Harapan terbesar kader PPP Donggala tentu bukan hanya mengembalikan kursi legislatif yang hilang, tetapi juga menjadikan PPP kembali sebagai rumah besar politik umat yang mampu menghadirkan kader-kader berkualitas dan dekat dengan rakyat.
Jika mampu menjaga soliditas internal, membuka ruang bagi generasi muda, serta membangun komunikasi yang baik dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kelompok milenial, PPP Donggala berpeluang menjadi salah satu daerah yang berkontribusi terhadap kebangkitan PPP di tingkat nasional.
Dengan dukungan mayoritas PAC yang mengantarkannya menjadi ketua secara aklamasi, Mansur D kini memikul amanah besar: membuktikan bahwa PPP masih memiliki tempat di hati masyarakat dan mampu kembali berjaya pada kontestasi politik mendatang. (*)
(Teks/Editor: WAHID AGUS / Foto: IST)


