Bupati Donggala Lantik Tiga Kepala OPD, Dua Jabatan Masih Ditimbang

DONGGALA MEDIA – Bupati Donggala, Vera Elena Laruni akhirnya melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Donggala, Senin (16/3/2026).

Pelantikan itu merujuk pada Keputusan Bupati Donggala Nomor 821.2/BKPSDM/02/PPTP/III/2026 tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama. Keputusan tersebut juga memperhatikan rekomendasi teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 15528/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 12 Maret 2026.

Tiga pejabat yang resmi dilantik yakni Moh. Fickri Vetran L sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kaharudin sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta Budi Santosa sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Pelantikan ini menjadi ujung dari proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang beberapa waktu terakhir cukup menyita perhatian birokrasi di Donggala. Seperti lazimnya seleksi jabatan tinggi, panitia seleksi sebelumnya mengerucutkan nama kandidat menjadi tiga besar di masing-masing posisi.

Namun dari lima jabatan yang diseleksi, baru tiga yang akhirnya dilantik. Dua jabatan lainnya yaitu Kepala Dinas Kesehatan serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang masih belum diisi secara definitif.

Bupati Vera mengatakan dirinya masih melakukan evaluasi terhadap kandidat yang masuk tiga besar pada dua dinas tersebut.

“Saya ini kan dalam menentukan ada tiga besar. Saya harus mengetahui dulu rekam jejaknya seperti apa. Ini evaluasi saya,” kata Bupati Vera.

Ia memastikan keputusan untuk dua jabatan yang tersisa akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Insyaallah di tanggal 25 semua sudah ada hasil. Saya tinggal ingin memastikan bahwa apa yang saya pilih ini dilihat baiknya juga, rekam jejaknya kemudian attitudenya semuanya, mudah-mudahan tidak salah,” ujarnya.

Menurut Bupati Vera, memilih kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bukan sekadar menunjuk pejabat struktural. Ia menilai posisi pimpinan OPD membutuhkan kecocokan kerja antara kepala daerah dan pejabat yang dipilih.

Apalagi, kata dia, sebagian kandidat sudah cukup sering berinteraksi dengannya, sementara beberapa lainnya belum.

“Yang dalam tiga besar ini kan sering dengan saya, cuma ada yang dua ini jarang dengan saya. Makanya saya pengen betul memastikan,” kata Vera.

Ia menegaskan, kerja pemerintahan membutuhkan dukungan tim yang solid. Karena itu hubungan kerja antara kepala daerah dan pimpinan OPD harus berjalan seirama.

“Namanya pimpinan OPD ini kan harus bisa bekerja sama dengan saya. Jadi dia harus memberikan support dan saya juga harus memberikan support. Jadi kita betul-betul jangan ada celah sedikit pun,” ujarnya.

Dengan pelantikan tiga pejabat tersebut, sebagian kursi strategis di birokrasi Pemkab Donggala mulai terisi definitif. Namun dua kursi lain masih menunggu keputusan akhir dari Bupati.

Jika tidak ada perubahan, pengumuman untuk dua jabatan yang tersisa akan disampaikan pada akhir Maret. Di saat itulah teka-teki siapa yang memimpin Dinas Kesehatan dan Dinas PUPR Donggala kemungkinan akan terjawab.*

(Teks: Aulia AM / Foto: Wahid Agus / Editor: Wahid Agus)

  • Related Posts

    Petani Pembibit di Donggala Dorong Kemandirian Bibit Buah Bersertifikat

    DONGGALA MEDIA…

    Dua Harapan dari Banawa Gugur, Sepak Bola Donggala Ciptakan Luka

    DONGGALA MEDIA…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *