DONGGALA MEDIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala menerima penyerahan tenaga fasilitator desa Program Berani Mombangu yang akan ditempatkan di 50 desa pada lima kecamatan di Kabupaten Donggala tahun 2026. Penyerahan fasilitator tersebut berlangsung di Aula Kasiromu, Kantor Bupati Donggala, Kamis (4/6/2026).
Bupati Donggala Vera Elena Laruni yang diwakili Wakil Bupati Taufik M. Burhan mengatakan kehadiran para fasilitator merupakan bagian dari upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Pemkab Donggala.
Dalam sambutannya, Taufik menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulteng, khususnya Gubernur Sulawesi Tengah beserta jajaran, atas dukungan yang diberikan melalui Program Berani Mombangu. Menurut dia, program tersebut menjadi salah satu penguat pembangunan hingga tingkat desa.
“Dukungan ini menjadi energi bagi Kabupaten Donggala untuk terus bergerak dalam menghadapi tantangan percepatan pengentasan kemiskinan,” kata Wabup Taufik.
Ia menegaskan pemerintah daerah saat ini tengah berupaya mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui berbagai program yang terintegrasi. Karena itu, diperlukan sinergi dan komitmen seluruh pihak agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kepada para fasilitator, Wabup Taufik meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan desa tempat bertugas. Mereka juga diminta memahami karakteristik wilayah, budaya, serta potensi desa untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan.
Selain itu, para fasilitator diharapkan membantu pemerintah desa dalam melakukan pemetaan data warga yang membutuhkan bantuan serta membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat.
Wabup Taufik juga menginstruksikan para camat, lurah, dan kepala desa untuk memberikan dukungan penuh kepada fasilitator.
“Saya instruksikan agar menerima para fasilitator ini dengan tangan terbuka, berikan dukungan, ruang, dan fasilitas yang memadai agar mereka dapat bekerja secara optimal demi kesejahteraan warga kita,” ujarnya.
Kemiskinan Donggala Masih di Atas Rata-rata Provinsi
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tengah, Arfan, mengatakan angka kemiskinan di Sulteng menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir. Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Donggala.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per Maret 2025, tingkat kemiskinan di Donggala tercatat sebesar 14,66 persen dengan jumlah penduduk miskin sekitar 45,92 ribu jiwa. Angka tersebut menurun dibandingkan kondisi Maret 2024.
Meski demikian, capaian tersebut masih berada di atas rata-rata tingkat kemiskinan Provinsi Sulteng yang pada September 2025 tercatat sebesar 10,52 persen dengan jumlah penduduk miskin mencapai 345,38 ribu jiwa.
“Karena itu, Kabupaten Donggala masih termasuk satu dari enam kabupaten di Sulawesi Tengah yang tingkat kemiskinannya berada di atas rata-rata provinsi,” kata Arfan.
Menurut dia, Pemprov Sulteng terus mendorong pengentasan kemiskinan melalui sejumlah program prioritas yang tergabung dalam program “Berani”, antara lain Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Sejahtera, Berani Makmur, Berani Lancar, dan Berani Menyala.
Program-program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap layanan dasar.
Arfan berharap penempatan tenaga fasilitator desa dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa dalam mengintegrasikan berbagai program penanggulangan kemiskinan.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemkab Donggala terhadap pelaksanaan Program Berani Mombangu sebagai bagian dari upaya membangun desa dan kelurahan yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui program tersebut, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan dan mendorong terwujudnya Donggala yang lebih maju, mandiri dan sejahtera.
Acara penyerahan fasilitator turut dihadiri para asisten dan staf ahli Pemkab Donggala, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Sulteng dan Kabupaten Donggala, serta para camat dari Kecamatan Banawa, Banawa Tengah, Labuan, Tanantovea, dan Sindue. (*)
(Teks/Editor: AULIA AM / Foto: IST)


